Pusat Ekonomi Kasiau:
Masjid Muhammad Cheng Ho, yang kini berdiri megah di berbagai kota di Indonesia seperti Surabaya, Palembang, Jember, Pandaan, dan Batam, kini masjid itu sedang berdiri diwilayah Desa Kasiau Kecamatan Murung Pudak Kabupaten Tabalong, bukan hanya sebuah tempat ibadah, melainkan sebuah prasasti hidup akulturasi budaya yang indah. Pembangunannya sarat akan nilai sejarah, toleransi, dan simbolisasi perpaduan budaya Tionghoa dan Islam.
Kepala Desa Kasiau Rahmad Fauzi, S. Kom sangat mendukung Program Pemerintah Daerah melalui dana CSR PT Conch Sout Borneo dalam membangun Masjid Cheng Ho yang berada diwilayah Desa Kasiau, Cheng Ho tidak hanya menjadi sebuah tempat ibadah namun juga bisa menjadi pusat roda ekonomi bagi masyarakat Desa.
Akhmad Supiani, S. AP mengatakan bahwa Pembangunan Masjid Cheng Ho secara jelas menunjukkan perpaduan harmonis antara Islam dan budaya Tionghoa dalam konteks Indonesia. Masjid ini tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga menjadi destinasi wisata religi yang menarik banyak pengunjung domestik maupun mancanegara.
Keberadaannya menegaskan bahwa Islam telah berakar dan berasimilasi secara damai dengan budaya lokal, menghadirkan pesan kuat tentang toleransi antar umat beragama dan penghargaan terhadap keberagaman etnis di Indonesia. Masjid Cheng Ho adalah warisan budaya yang memuliakan sejarah dan memperkuat persatuan.
harapan dari pemerintah Desa Kasiau bahwa kesempatan emas ini harus benar-benar dimanfaatkan oleh masayrakat, pemerintah desa kasiau menyiapkan dan mendata UMKM yang ada di wilayah Desa Kasiau, jangan sampai orang-orang yang berjualan nantinya itu adalah orang diluar wilayah Desa Kasiau.
Pemberdayaan UMKM: Masjid Cheng Ho, di banyak lokasi seperti Palembang dan Pandaan, dilengkapi dengan pasar wisata atau kios-kios di sekitar kompleksnya, hal serupa ini juga harus diciptakan diwilayah Desa Kasiau nantinya dan ini menciptakan peluang usaha bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal untuk menjual:
Oleh-oleh dan cinderamata khas daerah.
Makanan dan minuman, khususnya kuliner halal.
Kerajinan dan hasil bumi lokal.
Peningkatan Pendapatan Pedagang: Kehadiran masjid sebagai ikon wisata menarik ribuan pengunjung/wisatawan, yang secara langsung meningkatkan omzet dan pendapatan para pedagang di sekitar masjid.
BUMDES, KOPDes Merah Putih, PKK, Karang Taruna dan organisasi lainnya bisa memanfaatkan keberadaan masjid Cheng Ho
#kasiaubisa#tabalongsmart#kasiau-tabalongkab.go.id